Sunday, September 25, 2011

Lunch

Part 1
Sehari 2 Post gak apa kali yah.. Soalnya aku teringat dengan tukang burger dan tukang kantin yang aku bicarakan di post sebelumnya. Jadi kemarin itu, setelah kelas usai kami berempat duduk di depan kelas untuk bantuin si dian ngerjain tugasnya. Dia kesusahan membuat tugasnya ke M. Word. Jadi dengan bantuan kakak iges, agak-agak lancarlah kan. Tugas anak manajemen itu gampang banget, mereka cuman disuruh mencari 100 kata kerja dalam bahasa inggris (ya iyalah, matkul english juga..) yang bikin susah itu, vocab mereka kurang. Jadi aku & omi agak-agak membantulah.

Nah, karena udah stuck, terlallu lama mencari dan tidak membawa oxford, aku istirahat sejenak, sebentar -,- Selagi duduk-duduk bersandar aku dengar si Dian bilang sama Omi, 
Dian: "pas kutanya mamaku, dia bilang masak, menggoreng ikan, nonton, tidur. aduuh cuman itulah yang mamaku tahu hha."
Omi: "ngakak..." 
Me: *nahan ketawa, hanya tersenyum..*
Dian: "nanti kalau lagi mencuci, dibilang mamaku jugalah mencuci baju, mencuci kain"
Lol-ed.

Benar. Kalau disuruh sebutkan palingan yang kita sebutkan untuk pertama kali adalah pekerjaan yang biasa kita lakukan. Pas lagi enak-enak memandangi orang-orang di seberang sana, si komting duduk di belakangku. Aneh deh... ini orang kok berhasil melulu ya jadi tokoh di blog-ku (-..-) aku tokoh utamanya wooi =="
F: ada lihat hans ga? aku dari tadi cariin dia. ini bukunya belum diambil. *sigh*
O: tadi dia di situ *nunjuk* tahu deh kemana sekarang... *melirik ke belakang. kasihan juga dia jadi capek.*
F: oliv, coba kamu lihat si ini si itu *nama disamarkan* udah bayar apa belum, terus kasih tanda.. bla bla bla bla bla.
O: yes, I hear you, sir-know-it-all. maaf, boleh minjam pulpen? wah lengkap yahh *terkejut melihat tempat alat tulisnya lebih lengkap daripada seorang cewek*
F: tuntutan profesi hhe.
Yes, I knew he's a teacher.

Aku kembali menoleh ke Dian cs yang sibuk dengan tugas englishnya. Dan tiba-tiba saja sebuah ide muncul di pikiranku. Aku menyuruh Dian untuk bertanya sama si komting aja. Secara dia english teacher gitu loh. Ini yang lucu,
Dian: "bahasa inggrisnya menjahit apa?"
F: "biip bipp bipp" *biip means ga jelas...*
Dian: *tercengang, bertukar pandang denganku.* coba spell dulu.
F: "biip biip biip" *ngomong semakin cepat dan semakin tidak jelas*
Dian: *bertukar pandang sekali lagi...* 'apa katanya ges??' whispering.
me: 'dunno dunno' *geleng-geleng kepala*
F: ini nih, aku bawa oxford.
Dian: *mengetik perlahan-lahan*
F: *melihat cara mengetik Dian yang lama* "boleh aku aja yang mengetik?"

Yah... kami berempat tercengang dengan cara dia mengetik yang seperti memainkan piano. Maksudku no mistake loh, no miss typo. Masih tercengang.... Begitu selesai, dia mengembalikan laptop Dian dan mengatakan kalau dia tidak membuat nomornya, cuman urutan ke bawah doang. it's okay, she said. Setelah itu aku kembali melamun menunggu si Dian selesai meng-editnya. Aku kembali melihatnya ke belakang dan mengubah posisi dudukku supaya lebih mudah berbicara dengannya. Yah dia terlihat lelah. Untuk beberapa hal, aku sedikit kagum padanya. Ada yang membuat dia pantas untuk dikasih jempol, nomi juga berpikir begitu. Sekarang aku melihatnya sesuai dengan umurnya, biasanya sih masih kaleng-kaleng kuanggap #plak
F: "biasanya bbipp bip bipbipbip?" *masih tidak terdengar jelas*
O: "rabu..." *jawab ngasal. ya salah lu ngomong kok ga jelas*
F: "hhahaha, maksudku biasanya kamu pulang jam berapa?"
O: "biasanya begitu kelas usai, aku pulang. tapi kalau ada kejadian tak terduga lainnya, agak-agak sorelah.."
Hening...
F: *sigh. ngemasin barang-barang. pakcing mau pindahan bok. #plak* kalo gitu, aku pulang duluan ya.
O: hmm.

Part 2
Akhirnya Dian berhasil menyelesaikan tugasnya dan kita pergi untuk makan siang. First destination kantin fe. Tempat paling cozy yang pernah ada. Udah ber-ac, bersih banget lagi. Begitu di pintu masuk, nomi dan lagi-lagi nomi gak mau makan di sana karena di sana ada kak Yona. Si omi takut dia bakal dikerjain lagi. ckckckck. Dengan Dian yang udah ngomel dan bikin lelucon lagi, kami pun pindah ke. Second destination kantin fisip. Lewat dari luarnya si Dian malah ngomong "ini kelas apa kantin sih?" dan begitu masuk... ya.ampun. ternyata itu kantin dan ternyata padat banget dan ternyata cowoknya rame banget. merasa ga nyaman berada di tanah orang dan merasa dilihatin sebagai anak luar, kami pun pergi. Third destination, kantin perpus. Gak serame yang di fisiplah. Pas udah ambil bangku..
Pelayan: "mau mesan apa kak?"
Dian: "nasi. ada kak?"
Pelayan: "nasinya habis kak. mau minum apa?"
Dian: "gak jadi deh kak"
Pelayan: "minumnya apa kak?"
Dian: "gak jadi kak..."
Omi: "kami disini maunya makan nasi kak"
Pelayan: "pesan makanan di sebelah tapi makan di sini gak apa kok kak.. minumnya kak?"

*ngacir* Si Dian malah bikin lelucon dengan kakak pelayan tadi. Maksa banget. Terus kami ke tujuan ke empat, sebelah kantin perpus usu. Setelah melihat-lihat sepertinya gak ada bangku untuk 4 orang. Terakhir ada stand burger. Kami tertarik, jadi kami tanyain semua harga dari tiap jenis burgernya. Udah nanya kami pergi. Eh tahu-tahunya mbak-mbak yang bantu di stand itu bilang "CUMAN NANYAK DEK?? MAKASIH YA!!" Lalu si Dian balas "YA, SAMA-SAMA KAK!" Kurang asam itu tukang burger, bikin malu di depan orang aja. Lu kira kami gak punya uang buat beli burger itu? Kami cuman mau makan nasi. Tadi penasaran aja nanya-nanya burger ckckckck.

Selama di perjalan menuju final destination, kantin sastra depan fh, si dian dan omi cerita-cerita dan ngatain tuh tukang jualan gak ngerti etika bisnis (maklum baru belajar). Dan mereka bikin lelucon baru lagi bilang kalau ternyata si tukang burger itu tahu jauh lebih banyak mengenai bisnis. si dian bilang nanti tukang burger itu ngambil grafik hasil penjualan burgernya dari bawah stand-nya dan memberitahu kami kalau mereka ada di titik jenuh. hahahaha ngakak abis, inflasi burger, etika bisnis hahahaha. kalau tukang burgernya segitu jenius, kami mau ngundurin diri dari fe-lah ckckckck. burger sialan.

Sesampainya di tempat yang ditakdirkan untuk kami, kami langsung makan. Setelah itu... kami cerita-cerita tentang snmptn. Saat kedua temanku ini belum berhasil, mereka ceritain kesedihan dan pengalaman mereka :') terus kita juga cerita tentang beberapa orang yang melakukan hal curang. kasihan kali ya, udah curang ga lulus pula. aku nyesal sih, nyesal banget kenapa harus... yah begitulah gak layak diceritakan di sini. Sekitar jam 3 lewat kita bubar. Aku dan omi mau pergi kk, dian dan delwi pulang ke rumah. Such a loooong lunch time :)

Saturday, September 24, 2011

Not So Bad

Pingin posting pakai english tapi lagi-lagi malas untuk kembali membuka kamus dan menambah vocab. Jadi, kuliah seperti biasa aja. Rasanya lama-lama aku bosan dan sedikit merasa kesepian [?]. Kuliah itu individualisme banget manusianya. Ingin bergaul tapi mereka udah punya grup-grup sendiri. Jadinya agak susah dapat teman. Dapat sih dapat tapi gak banyak-banyak amat. Cuman kenal, tukeran nomer, yah basa-basi doang.

Jadi, kemarin tuh ada tugas pengantar manajemen. Tugas kelompok memang. Pening banget lihat teman-teman satu kelompok yang terdiri dari 7 orang (sekarang 8 orang, aneh.. ibu itu malah nambahin 1 lagi) mana wece-wecenya cuman 3 orang, aku omi, delwi dan selebihnya boys. Ya ampun.. susahnya minta ampun kerja sama dengan mereka. Tiap kelas bubar kita ngumpul untuk ngerjain tugas ini tapi mereka cuman ketawa-ketiwi gak jelas, yah bagus sih mereka menghibu tapi jangan ketawa tiap saat dong. Apalagi mereka itu hobi banget merokok. Sesak banget dekat mereka. Aku merasa kek ada perlombaan menghisap rokok di sana. Kalau kesabaranku udah habis, aku bawa tuh air satu ember dari kamar mandi terus kusiramkan ke mereka semua.

Anw, sebagai orang yang mengumpulkan uang buku, aku juga kebagian rejeki. Yah... bisa dibilang SHU gitu. Hanya saja harus bagi-bagi sama komting hha. Lumayan besar SHU-nya.. bisalah dibelanjakan di sun (JK ya komting) *niat awal udah ketahuan sama si komting*.

Bulan oktober ada inagurasi. Masih bingung harus ikut apa gak. Kemarin disuruh tulis di kertas berminat apa gak, terus bikin alasannya. Aku tulis gak berminat. Alasannya : "maaf kalau alasan saya gak logis. tapi saya hanya gak ingin kecapekan saja." Peduli amat mereka marah apa ga, itu yang mereka minta, itu yang aku tulis. Aku kecewa dengan acara hari minggu kemarin. Pingin nulis di sini tapi bahaya banget kalau sampai terbaca mereka.

Yaaah, aku benar-benar merasa kesepian. Aku rasa kuliah ini macam main-main. Masuk kelas, break, masuk lagi, pulang. Pulang. Pulang gitu aja. Yang membuatku merasa bahagia di sini cuma mereka... Dian, Delwi, Omi, dan Lia (termasuk orang-orang yang kami jadikan bahan lelucon seperti si komting, pria lelucon nomer 1, pria lelucon nomer 2, orang gila di fe, tukang burger, tukang kantin di perpus,  jomblowati, dsb saking banyaknya yang kami ketawain, aku lupa). Kehidupan ini tidak terlalu buruk :)

Friday, September 16, 2011

Something New

Yap, jadi hari ini cuma ada 1 mata kuliah, agama. Jujur aja aku malas kali ke kampus, mending nitip absen. Yah beginilah kalau masuk jam 10.30 bawaannya malas kalau masuk siang -,-. Aku datang jam 10, biar sempat ketawa ketiwi sama si nomi dan dian, apalagi kelas masih dipakai sama yang muslim. Berita baiknya, hari ini gak ada pelajaran agama. Berita buruknya, kalau mau diabsen di pelajaran agama, kita musti datang ke acara kebaktian PMB (Penerimaan Maba). Shit. Begitu kelas bubar, aku nelpon si ketua kelas (sesuai yang dia instruksikan sebelumnya, you know.. I'm his 'kacung' -,-). Ternyata kita jumpanya di depan toilet. Dia bilang supaya ngasih uang buku ke dosen ekonomi mikro. Dasar... tahunya menyusahkan orang aja. Nah yang aku heran dari mahluk satu ini...
komting (F): kenapa lama keluarnya? tadi yang kristen udah pada keluar duluan.
aku (O): iya, tadi ada pengumuman sebentar.
F: ooh.
hening...
O: sebenarnya ko agama apa sih? <--- penasaran tingkat kabupaten
F: katolik. tapi aku masuk kelas budha.
O: what -,- (pingin nanya kenapa tapi kayaknya segan aja) dia katolik tapi kenapa masuk kelas budha...
Kenapa aku tertarik nanya agamanya, gak maksud SARA ya. Pas awal-awal kuliah, dia memperkenalkan diri dengan "Assalamualaikum". Hm, dia kan chinese gitu ya.. generalnya nih kan, chinese itu kebanyakan budha, kristen, kalo gak konghucu. Nah, heran aja soalnya kata teman sekelas kami, hakka kosasih (chinese), dia orang kristen. Karena tugas & tanggung jawab yg dibebankan, kami jadi teman. Suatu hari, aku add facebook-nya. Kulihat ternyata kosasih betul. Heran banget lihat orang itu.

Setelah itu, kita pergi ke euum lokasi kebaktiannya. Aku gak tahu lokasinya, jadi aku tinggalkan motorku di parkiran fe. Jauh banget. Dan ternyata aku baru tahu ada tembook ajaib di pintu 1. Lihat sendiri aja, ajaib banget! Yah begitulah... selama kebaktian kita makan siang, terus khotbah dan pulang. Pas mo pulang, aku dan omi balik ke fe sama teman smp si omi, rinto. Si rinto bawa 2 temannya (mereka juga parkirkan motor di fe), andhika dan hmm 1 lagi lupa namanya.... jefri kurasa. Mereka lucu banget, serulah bercandaan dengan mereka. Teman baru lagi :)

Tuesday, September 13, 2011

Beam

Capek, gak bisa berpikir lagi untuk posting pakai bahasa apa. Ya sudah bahasa mode on aja lah ya. Senin lalu kuliah seperti biasa. Ospek, atau lebih tepatnya kuliah perdana, udah kelar, sekarang kita mulai belajar sungguhan. Hampir semua kelas aku sekelas dengan omi. Yang beda hanya di pengantar bisnis. Aku harus beripisah dari grupku dan bergabung di grup lain. Untung ada beberapa teman di sana hhe :)

Hari ini kami ada 3 mata kuliah. Sebenarnya ada 2 tapi karena dosen bahasa inggris kami mau ke hong kong minggu depan, jadi minggu ini dan minggu lalu harus dipadatkan sampai 5 kali pertemuan. Mata kuliah pertama ekonomi mikro jam 8 pagi. Sialan, tadi pagi gerimis dan macet total. Selama bawa motor, aku berdoa supaya datang tepat waktu. Soalnya kemarin dosennya bilang dia gak bakal ngasih masuk siapa yang datang terlambat. Thank God, aku datang jam 8.02 am dan dosennya datang 13 menit kemudian.

Kelas kedua ada pengantar bisnis. Seperti yang ibu itu bilang kemarin, harus udah punya buku supaya kita punya persiapan untuk ditanya atau bertanya, oleh atau kepada, dosen atau kelompok yang presentase. Nah, aku duduk di bangku paling belakang sama kelompokku. Selama kelompok sana sedang menjelaskan, kami bertiga malah ketawa-ketawa(1 lagi cowok, dia gak ikutan cerita). 100 menit ke depan kami hanya bercerita dan tidak memerhatikan kelompok yang sedang kembut banget gak tahu harus ngomong apa lagi karena bahannya kurang. Nah, ibu itu bilang, kalau nanya dapat nilai tambah. Kami juga mau ikut berpartisipasi, empat-empatnya udah angkat tangan. Namun... entah karena lokasi kami duduk kami yang kejauhan atau kelompok yang bersangkutan takut melihat muka sangar kami, kami tidak teprilih. AKU BOSAN. Jadi, karena terus-terusan gak dapat giliran untuk bertanya, teman di depan kami bertanya "bagaimana cara mengatasi sumber daya yang begitu langka sementara permintaan meningkat?" yah kurang lebih gitu intinya... Dari beberapa kelompok yang ngasih jawaban, ga ada yang sesuai dengan hati nurani kami huheheheuehhe. Malahan jawaban mereka ribet, sulit banget. Dengan bekal kesotoyan kami, kami pun mendapatkan jawaban itu yang terdiri dari 3 poin. Masalahnya kami udah angkat tangan setinggi-tingginya, tapi ibu ini gak melihat orang-orang aneh yang duduk di belakang. Saking kesalnya karena ibu itu bilang "ada yang mau menambihin? kalau gak ada..", lalu aku berteriak "BU!!!". Aku malu, saking malunya aku langsung menyembunyikan wajahku di balik punggung temanku. Alhasil temanku ini yang memberikan jawabannya. Jawabannya adalah...
  1. Menaikkan harga. Hal ini adalah faktor utama untuk menurunkan permintaan.
  2. Regenerasi.
  3. Mencari sumber daya alternatif dan meningkatkan iptek.
Setelahnya, ibu itu langsung menambahkan apa yang kelompok kami katakan. Dengan berakhirnya jawaban tadi, berakhir pulalah kelas pengantar bisnis yang sama sekali ga ada kuperhatikan sejak dosennya masuk.

Kelas terakhir, english. Kami kesusahan mencari ruangan, untungnya ada senior (Kak Yona) yang ngasih tahu. tx :> Sekarang, kepalaku pening. Benar-benar ceroboh dan aku tahu ceroboh itu pantang sekali dalam akuntansi. Aku berharap aku lebih teliti dalam mengurus sesuatu yang sudah dipercayakan orang kepadaku. Cheers :)

 I won't cry for you

Saturday, September 10, 2011

New

Tidak ada ospek, yang ada hanya kuliah perdana (2-6pm, senin s/d sabtu minggu pertama kuliah). Paginya kita belajar, setelah kelas udah siap, kita nunggu sampai jam 2. Jadi ini adalah foto kami selama menunggu kuliah perdana seminggu ini :) Kebanyak lokasi di perpus, depan perpus.



Sunday, September 04, 2011

Dreams

Yeah, I woke up at 7 am afterwards I slept again until 8 am. While I was sleeping, I dreamt of snake. I in someone's house. I couldn't figure it as my house cos it was too different. There was a snake at the terrace and I saw it. It came to me and I shut the door gently. Then I covered the ventilation with plywood as fast as I could. I was dreaming, so within a second the ventilation had banged. End.

What do you think? I posted my story on twitter and my friend said that snake means a mate. So I searched for it, I opened kaskus, primbon, yahoo answer, and the other myth site. Same. It means a mate. But I watched "You Are My Destiny" last weeks. The grandmother dreamt about a snake. It was bad. A thief came to Sae Byuk's room yet he got nothing cos Sae Byuk's mother was there.

Just tell me what exactly the dream means.