Wednesday, May 02, 2012

White-collar Crime

Meminjam kalimat Dina, "suka-suka saya, inikan blog saya".

Ingat SSM yang saya sebutkan dalam post sebelumnya? Student Saturday Market loh. Yah udah, kalau nggak ingat juga nggak apa-apa. Nggak penting banget sih sebenarnya. Jadi semalam ada hot news. "Pecah Kelompok" kyaa kyaa \(^^)/

Semester 1 kami sudah disuruh untuk membentuk kelompok beranggotakan 9 orang yang maksimalnya 10 orang. Lalu kelompok kami pecah. End. Kenapa pecah? Karena dosen-dosen yang bersangkutan menyuruh untuk pecah. Peraturan baru satu kelompok maksimal 5 orang. Katanya sih karena ada kelompok yang tidak bisa bekerja sama dengan baik. Katanya ya... Benar apa nggak saya nggak tahu. Dengan wajah pasrah dan motto yang kata kawan saya "show me the money and I give you your score" atau lebih tepatnya "show me the money and I give you a sh*t", kami pun memecah kelompok kami. Kelompok 1 tetap dengan konsep, produk, & siklusnya (siklus 2) dan kelompok kedua dengan terpaksa memutar otak lagi. Sialnya saya kelompok 2 dan saya dapat siklus 4.

Yang lebih penting dari itu, pernah dengar femidollar gak? Udah jujur aja nggak, soalnya aku juga baru dengar sih. Kata dosen yang bersangkutan nilai tukar Rupiah terhadap femidollar itu sudah ditetapkan oleh tim delapan dan nilai tukarnya ditetapkan berdasarkan nilai inflasi, ekspetasi harga, IHK, dan data statistik lainnya. Namanya juga bazaar, belinya pasti bukan dengan uang. Nah belinya dengan ini! *agak disentak* Masalah lainnya voucher ini ada 3 jenis: 10k, 50k, 100k. Kenapa dibilang masalah? Ya eyalah, soalnya produk yang saya jual harganya paling cuma seceng, sacang, goceng, ceban. Yah, entah bagaimana nasib nilai saya & kelompok.

Ada satu hal lagi yang bikin kantong kami koyak, yaitu setiap kelompok harus punya rekening di BNI Tabunganku. Caranya kita harus setor uang (katanya 500k tapi ada yang bilang 400k) lalu uang itu nggak boleh kita ambil sampai semester 7. Es tu pi dos. kalau misalnya sudah semester 7 dan kami ambil uang kami, saya yakin sisanya minus! Pikirin bunga & biaya administrasi lainnya. Buat rekening hanya untuk praktik bisnis, please deh benar-benar modus yang digunakan banker untuk menangin hadiah liburan ke dubai atau eropa jika mendapat pelanggan yang banyak. Katanya sih, katanya ya, itu untuk jaminan.

Yang ingin saya sampaikan dari celotehan saya yang nggak jelas ini adalah SSM hanya memberatkan mahasiswa dari segi materi. Ditambah lagi dengan pecahnya kelompok awal akan menambah biaya sewa stand (50k) which means kaching kaching $$.

The worst crime is faking it.
Kurt Cobain

this post edited 10+ before posting.

No comments:

Post a Comment