Tuesday, June 15, 2010

That's why I love it!

"Apakah ada yang tahu bagaimana rasanya mencintai seseorang yang tidak boleh dicintai? Aku tahu. Aku memang baru mengenalnya, tapi rasanya aku sudah mengenalnya seumur hidup. Dan tiba-tiba aja aku sadar dia telah menjadi bagian yang sangat penting dalam hidupku. Aku pertama kali bertemu dengannya di bandara Charles de Gaulle. Lalu tanpa senjaja aku bertemu dengannya lagi di sebuah kelab ketika dia agak mabuk dan salah menyebut nama si abrtender. Aku akhirnya tahu namanya pada pertemuan kami yang ketiga. salah seorang temanku memperkenalkannya kepadaku. Selama ini aku tidak pernah percaya pada yang namanya kebetulan, tetapi ini seperti takdir. Karena akhirnya aku mendapat kesempatan mengenalnya.

"hidup ini sungguh aneh, juga tidak adil. suatu kali hidup melambungkanmu setinggi langit, kali lainnya hidup mengempaskanmu begitu keras ke bumi. Ketika aku menyadari dialah satu-satunya yang paling klubuthkan dalam hidup ini, kenyataan berteriak di telingaku dia juga satu-satunya orang yang tidak boleh kudaptakan.

"Sekarang... Saat ini saja... Untuk beberapa detik saja... aku ingin bersikap egois. Aku ingin nmelupakan semua orang, mengabaikan dunia, dan melupakan asal-usul serta latar belakangku. Tanpa beban, tuntutan, ataupun harapan, aku ingin mengaku.

"Aku mencintainya."

Autumn in Paris - Gramedia Pustaka Utama


"Kenapa harus takut gelap kalau ada banyak hal indah yang hanya bisa dilihat sewaktu gelap?

"Orang itu baru memasuki ruangan. matanya tidak berkedip mengamati orang itu menyalami beberapa orang sambil tersenyum lebar. Aneh... Ia menyadari dirinya tidak bisa mengalihkan pandangan. Ia melihat orang itu mengambil segelas minuman dari mej bulat bertaplak putih sambil bercakap-cakap dengan seseorang yang berdiri di sampingnya. Kemudain orang itu mengangkat wajah dan memandang ke seberang ruangan. Tepat ke arahnya.

"Mata mereka bertemu dan waktu serasa berhenti.

"Otaknya tidak mengenal orang itu. Tetapi kenapa hatinya berkata sebaliknya?

"Kenapa hatinya seakan berkata padanya bahwa dia merindukan orang itu?"

Winter in Tokyo - Gramedia Pustaka Utama



Ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu sejak dulu. Sampai sekarang aku belum mengatakannya karena... yah, karena berbagai alasan. Dan alasan utamanya adalah karena aku takut.

Kalau aku mengatakannya, reaksi apa yang kau berikan?
Apakah kau akan menerima pengakuanku?
Apakah kau akan percaya padaku?
Apakah kau masih akan menatapku seperti ini?
Tersenyum padaku seperti ini?
Meninggalkanku?
Atau justru menjauh dariku?

Spring in London - Gramedia Pustaka Utama

No comments:

Post a Comment