Sunday, October 23, 2011

KRS

Jadi hari jumat kemarin, krs yang baru udah keluar. Dengan semangat menggebu-gebu aku, dian, delwi, dan ciput, serta beberapa teman sekelasku pas agama yang mengikuti dari belakang, pergi ke bagian... apa ya.. aku juga lupa, sudahlah lupakan saja. Kami pergi ke bagian yang ramai. Awalnya bingung, untung si dian ngasih tahu ini bagian akuntansi, ini manajemen, dsb. Jadi ada 3 tahap mendapat krs yang sah. Pertama, minta dulu krs-nya sama kakak atau abang di situ, kedua minta tanda tangan dosen pembimbing, dna ketiga mendapatkan stempel.

Yang pertama berjalan dengan lancar. Yang kedua...
O: ini minta ttd bapak itu ya?
C: iya..
Lalu kami mengikuti antrian untuk mendapatkan ttd bapak itu. Bapak itu serasa artis yang baru ngeluarin album deh -,- semuanya pada pegang kertas dan pulpen. Selama di antrian, aku heran kok bapak ini langsung menyingkarkan kertas mereka kek gitu. Terus aku dengar yang depanku ini bicara tapi gak jelas bicara apa. Nah, giliranku hampir tiba dan semua yang di depanku kertasnya diacuhkan gitu. Masih dengan muka heran. Lalu aku menyodorkan krs-ku. 
PA: Olivia SG...
O: *ngangguk ga jelas*
PA: *menyodorkan tangan*
O: *heran*
PA: pulpennya mana....
O: oh iya... pulpen cair gak apa ya, Pak.
PA: *membaca dengan serius* bahasa inggrisnya neraca saldo?
O: ... trial balance.
PA: *menandatangani krs*
Sesudah itu aku heran.... berarti musti jawab dengan benar dulu baru dapat ttd. Tapi heran deh, kok orang di depanku semua pada gagal. Yah mungkin mereka gugup kali ya... Untung aku gak tahu ini bakal ditanyain, kalau aku tahu... buyarlah semuaya. Nah si delwi dan teman-teman sekelas yang mengikuti dari belakang tadi belum mendapat ttd. sekarang giliran ciput dan yah mari kita tinggalkan mereka di sana. aku. butuh. stempel.

Jadi, aku tanya dian, stempelnya dimana. Dia ngasih tahu di sebelah situu situu terus bilang kalau ibu itu lagi keluar. Jadi aku pun nunggu. Pas ibu itu datang aku langsung ngasih krs buat distempel. Nah pas mo distempel, ibu itu ngomong "kamu akuntansi, ini manajemen! aduuh....!" Ya Tuhan.... si Dian ini memang. Aku udah nunggu lama, tahu-tahunya yang dia kasih tahu tempat stempel manajemen. Aku langsung ngacir ke bagian akuntansi dan berhasil mendapatkan stempel. Phew -___-"

Krs-ku udah sah, sekarang tinggal menunggu ciput yang sudah berkali-kali mencoba tapi tak kunjung mendapat sebuah goresan indah di kertasnya. Jadi selama di situ kami bertemu sama anak grup C, bicara bentarlah. Eh ternyata mereka belum dapat goresan itu juga. Karena mahasiswa zaman sekarang udah pada kreatif, mereka datang rame-rame, gak ngantri dan sendiri-sendiri kayak tadi. Jadi mereka jawab pertanyaan bapak itu rame-rame. Nah, karena aku salah satu orang yang ga tahu mau ngapain jadi aku ngasih pinjam pulpenku. Dan tahu apa yang terjadi.... saat ada pertanyaan yang ga terjawab, bapak itu menyodorkan kertas dan pulpen sejauh dan sekuat mungkin sehingga pulpenku terpental jauh. Sial, maksud baik malah dapat gini. Untungnya bapak itu udah minta maaf, kalo ga aku minta pertanggungjawaban juga (apa pula pake tanggung jawab cuma pulpen doang).

Rame banget di situ, bahkan jadi kayak acara kuis mereka rame-rame jawabnya. Yah secara teknis hanya beberapa yang jawab yang lain lihatin temannya dulu terus ikut jawab. Begitulah ciri bangsa Indonesia braninya main keroyok, memang sih itu wujud dari persatuan tapi haloooo??! forget it, entah apa hubungan krs dengan persatuan bangsa Indonesia, yang penting mereka udah dapat ttd :) Jadi tiap orang nanya gimana cara ambil krs, aku cuma jawab "banyak-banyak belajarlah..." *giggle*

Oh ya, dengan ekor mata aku lihat event countdown di blog-ku dan ternyata 7 days more and the exam begins! whatshouldIdo whatshouldIdo? the only and proper answer is learning *sigh* people nowadays just learning and studying without knowing the purposes. Also, they don't know how they applying what they learned to their everyday life. I see them as a robot. Just do all the tasks that the older people asked. Stop being a robot. You have a wonderful life, enjoy it. Life is too short if you spent it with being a robot. Try something new and be creative! Get out from your comfort zone and you'll understand the purpose of all this studying and learning thingy. 

Thursday, October 20, 2011

The Boys

I know life is a mystery, I’m gonna make history
I’m taking it from the start

SNSD daebak! I have PO-ed these album and I can't wait XD Even there are many people said that theirs album (The Boys) is too American and they love Korea, I don't care. They're still the 9 angels and I don't care what their albums look like. What I'm trying to say is I don't know why did they named this song "The Boys"? See the lyrics, it has no relation. Yah whatever, I love the music. I can't wait my packettttttt anyomoreeeee

Thursday, October 13, 2011

The Sweet Escape

Hola! Post terakhir tanggal 10 berarti hari senin. sekarang hari kamis, aku akan coba posting selama 3 hari ini. Hari selasa kelasku ada kuis bisnis jam 10.20 dan aku belum belajar untuk bab 3 & 4 karena senin malam opung dan tanteku masuk rs. Opungku masuk RS Putri Hijau karena demam tinggi (dia punya gula dan beberpa hari yang lalu jari kakinya luka, mungkin infeksi). Tanteku masuk RS Herna karena mau operasi kista. God bless my fams. Bayangkan hari senin aku dan mamaku sampai rumah jam 2 pagi (hari selasalah). Besok aku harus kuis untungnya aku bawa buku ke rs. Aku sudah menguasai bab 1, 2, dan beberapa bab 4. Bab 3 aku tinggalkan karena bahannya agak berat. Gak bagus lagi belajar malam-malam, kondisi tubuh nggak memungkinkan jadi aku tinggalkan bab 4 untuk pagi hari.

Nah hari selasa, kelas pertama ada ekonomi mikro. Aku datang agak lama dan kali ini mengambil tempat di belakang. Yah alasan aku ambil di belakang supaya bisa belajar bisnis (alasan kedua karena dosen mikronya hobi merokok). Mulai dari aku datang sampai kelas mikro berakhir aku sama sekali gak mendengarkan orang-orang di sekitarku ngomong, termasuk dosennya. Karena akulah satu-satunya di kelas mikro yang akan kuis bisnis hari ini (ingat? nim membuat aku harus pindah-pindah grup) teman-temanku pada heran dan langsung nanya "kuis?? KUISS???kuisss???!!!" heboh tingkat kecamatan -,- I've told you all dari grup ini di KELAS BISNIS CUMAN AKU YANG BEDA KELAAAASSSS! udah berkali-kali kelen semua (bahkan hampir satu kelas) nanya dan udah berkali-kali juga aku bilang begitu. Nah yang mengganggu lagi adalah dosen mikronya. Entah karena angin apa dia bilang aku kembaran sama teman sekelasku (aku lupa namanya). Beliau bilang bedanya dia besar dan aku agak kecil. Bapak ini hobi bercanda ya, sakit loh pak dibilang kecil -.-" dan dengan begitu semua kepala langsung berputar ke belakang melihat mukaku yang kecapekan, rambut berantakan, mata merah, dan menarik ulur ingus (karena kena hujan malam-malam) serta kursiku yang harusnya hanya ada 2 buku di atasnya, sekarang menjadi 2 buku + kertas-kertas fotocopy-an. Aku bersyukur mereka masih mengenaliku sebagai manusia -,-" Kuis berjalan lancar walaupun tulisan amburadul karena dosen yang hobi bilang "anda bisa lihaat??" ini baca soalnya kayak kereta api. Berita buruknya aku positif flu.

Hari selasa aku belajar 1 hal, bersyukur. Ada seorang temanku yang sampai saat ini masih tidak menikmati kuliah di salah satu fak. Aku berharap dia bersyukur. Aku tahu dia berharap bukan di sini tapi tahukah kau? hidup ini jangan terlalu banyak berharap, expect less aja. Gak semua yang kita harapkan akan berjalan dengan baik. Apalagi saat kau membuat pilihan, tidakkah kau berpikir 2 kali memilih usu? Aku rasa jangan menyesali pilihanmu, jalani saja. Saat kepalamu tidak bisa berpikir lagi, saat hatimu tetap memberontak, berdiskusilah dengan Tuhan dalam doa dan pergumulanmu. Aku yakin rencanaNya jauh lebih tepat untukmu.

Rabu, not bad. Aku suka.. karena hanya ada 1 kelas (dosen belum balik dari hong kong). Alasan lain kaena bisa kabur dari sosialisasi inagurasi. Kamis, menyenangkan. fluku sudah mulai sembuh. Ternyata yang aku butuhkan cuma istirahat yang cukup. Tinggal batuk aja yang belum hilang. Hari ini kami juga melarikan diri dari sosialisai inagurasi dengan menyembunyikan tas kami lebih dahulu di salah satu mobil teman kami, febry. Rencana kami sukses :D good job team (omi, febry, ciput, vivian, fredrick). Jadi, begitulah aku ingin cerita banyak cuman aku nggak bisa dan nggak mau. lelah mamen. Oh ya buat teman-teman yang ikut inagurasi, selamat ya! Have fun!

Oh ya, aku ada ide untuk ulang tahun si omi. Rencanya mau ngasih dia cupcakes yang akan kubeli online tapi masih mikir biaya, waktu yang pas, dan detail desainnya. Bye loves ♥

Monday, October 10, 2011

Inagurasi

Alasan saya posting hari ini untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Ya iyalah kalau gak terjadi untuk apa diceritakan coba? Udah lama sebetulnya saya mau posting tapi belum sampai puncak kekesalan saya dan sekaranglah saatnya. Tahu inagurasi? Kalau kalian maba pasti tahulah. Yah jadi di prodi kami juga ada inagurasi cuman namanya aja berbeda. Langsung ke point-nya aja, saya nggak ikut inagurasi.

Selagi menulis post ini saya baca blognya dina >click here< dan setelah membaca itu saya tidak jadi menuliskan apa yang terjadi sehingga kekesalan saya memuncak (lebih tepatnya tentang nasib kami-kami yang gak ikut inagurasi). Yang ingin saya katakan adalah senior, belajarlah untuk menghargai dan mengerti keadaan kami. Banyak hal yang harus kami pertimbangkan sehingga tidak bisa mengikuti inagurasi. Banyak orang yang lebih tua sering mengatakan "kalau kalian menghargai saya, saya lebih menghargai kalian", saya rasa senior sudah tahu dengan baik semua itu. Memang mungkin kalian meyakinkan kami untuk tidak takut dan mengatakan ini bukanlah inagurasi yang seperti kami pikirkan (itu cukup baik dan saya berterima kasih untuk kesabaran para senior) tapi siapa yang percaya? Melihat abang-abang dan kakak senior melakukan sosialisasi di ruang kelas yang masih... maaf saya ngga bisa menceritakan lebih dari ini.

Dan hal yang terakhir yang ingin saya tekankan, yang ikut inagurasi tidaklah salah dan yang nggak ikut inagurasi juga tidak salah, yang salah hanyalah cara senior menyampaikan ketidaksetujuan (tidak mengikuti acara ini) senior-senior semua kepada kami. Saya minta maaf kalau ada yang tersinggung membaca post saya. Saya posting bukan untuk memojokkan pihak lain. Tidak ada pihak yang bersalah di sini, yang salah hanyalah cara yang kita gunakan untuk menyampaikan gagasan ini (seperti yang saya katakan sebelumnya). Terima kasih.

Sunday, September 25, 2011

Lunch

Part 1
Sehari 2 Post gak apa kali yah.. Soalnya aku teringat dengan tukang burger dan tukang kantin yang aku bicarakan di post sebelumnya. Jadi kemarin itu, setelah kelas usai kami berempat duduk di depan kelas untuk bantuin si dian ngerjain tugasnya. Dia kesusahan membuat tugasnya ke M. Word. Jadi dengan bantuan kakak iges, agak-agak lancarlah kan. Tugas anak manajemen itu gampang banget, mereka cuman disuruh mencari 100 kata kerja dalam bahasa inggris (ya iyalah, matkul english juga..) yang bikin susah itu, vocab mereka kurang. Jadi aku & omi agak-agak membantulah.

Nah, karena udah stuck, terlallu lama mencari dan tidak membawa oxford, aku istirahat sejenak, sebentar -,- Selagi duduk-duduk bersandar aku dengar si Dian bilang sama Omi, 
Dian: "pas kutanya mamaku, dia bilang masak, menggoreng ikan, nonton, tidur. aduuh cuman itulah yang mamaku tahu hha."
Omi: "ngakak..." 
Me: *nahan ketawa, hanya tersenyum..*
Dian: "nanti kalau lagi mencuci, dibilang mamaku jugalah mencuci baju, mencuci kain"
Lol-ed.

Benar. Kalau disuruh sebutkan palingan yang kita sebutkan untuk pertama kali adalah pekerjaan yang biasa kita lakukan. Pas lagi enak-enak memandangi orang-orang di seberang sana, si komting duduk di belakangku. Aneh deh... ini orang kok berhasil melulu ya jadi tokoh di blog-ku (-..-) aku tokoh utamanya wooi =="
F: ada lihat hans ga? aku dari tadi cariin dia. ini bukunya belum diambil. *sigh*
O: tadi dia di situ *nunjuk* tahu deh kemana sekarang... *melirik ke belakang. kasihan juga dia jadi capek.*
F: oliv, coba kamu lihat si ini si itu *nama disamarkan* udah bayar apa belum, terus kasih tanda.. bla bla bla bla bla.
O: yes, I hear you, sir-know-it-all. maaf, boleh minjam pulpen? wah lengkap yahh *terkejut melihat tempat alat tulisnya lebih lengkap daripada seorang cewek*
F: tuntutan profesi hhe.
Yes, I knew he's a teacher.

Aku kembali menoleh ke Dian cs yang sibuk dengan tugas englishnya. Dan tiba-tiba saja sebuah ide muncul di pikiranku. Aku menyuruh Dian untuk bertanya sama si komting aja. Secara dia english teacher gitu loh. Ini yang lucu,
Dian: "bahasa inggrisnya menjahit apa?"
F: "biip bipp bipp" *biip means ga jelas...*
Dian: *tercengang, bertukar pandang denganku.* coba spell dulu.
F: "biip biip biip" *ngomong semakin cepat dan semakin tidak jelas*
Dian: *bertukar pandang sekali lagi...* 'apa katanya ges??' whispering.
me: 'dunno dunno' *geleng-geleng kepala*
F: ini nih, aku bawa oxford.
Dian: *mengetik perlahan-lahan*
F: *melihat cara mengetik Dian yang lama* "boleh aku aja yang mengetik?"

Yah... kami berempat tercengang dengan cara dia mengetik yang seperti memainkan piano. Maksudku no mistake loh, no miss typo. Masih tercengang.... Begitu selesai, dia mengembalikan laptop Dian dan mengatakan kalau dia tidak membuat nomornya, cuman urutan ke bawah doang. it's okay, she said. Setelah itu aku kembali melamun menunggu si Dian selesai meng-editnya. Aku kembali melihatnya ke belakang dan mengubah posisi dudukku supaya lebih mudah berbicara dengannya. Yah dia terlihat lelah. Untuk beberapa hal, aku sedikit kagum padanya. Ada yang membuat dia pantas untuk dikasih jempol, nomi juga berpikir begitu. Sekarang aku melihatnya sesuai dengan umurnya, biasanya sih masih kaleng-kaleng kuanggap #plak
F: "biasanya bbipp bip bipbipbip?" *masih tidak terdengar jelas*
O: "rabu..." *jawab ngasal. ya salah lu ngomong kok ga jelas*
F: "hhahaha, maksudku biasanya kamu pulang jam berapa?"
O: "biasanya begitu kelas usai, aku pulang. tapi kalau ada kejadian tak terduga lainnya, agak-agak sorelah.."
Hening...
F: *sigh. ngemasin barang-barang. pakcing mau pindahan bok. #plak* kalo gitu, aku pulang duluan ya.
O: hmm.

Part 2
Akhirnya Dian berhasil menyelesaikan tugasnya dan kita pergi untuk makan siang. First destination kantin fe. Tempat paling cozy yang pernah ada. Udah ber-ac, bersih banget lagi. Begitu di pintu masuk, nomi dan lagi-lagi nomi gak mau makan di sana karena di sana ada kak Yona. Si omi takut dia bakal dikerjain lagi. ckckckck. Dengan Dian yang udah ngomel dan bikin lelucon lagi, kami pun pindah ke. Second destination kantin fisip. Lewat dari luarnya si Dian malah ngomong "ini kelas apa kantin sih?" dan begitu masuk... ya.ampun. ternyata itu kantin dan ternyata padat banget dan ternyata cowoknya rame banget. merasa ga nyaman berada di tanah orang dan merasa dilihatin sebagai anak luar, kami pun pergi. Third destination, kantin perpus. Gak serame yang di fisiplah. Pas udah ambil bangku..
Pelayan: "mau mesan apa kak?"
Dian: "nasi. ada kak?"
Pelayan: "nasinya habis kak. mau minum apa?"
Dian: "gak jadi deh kak"
Pelayan: "minumnya apa kak?"
Dian: "gak jadi kak..."
Omi: "kami disini maunya makan nasi kak"
Pelayan: "pesan makanan di sebelah tapi makan di sini gak apa kok kak.. minumnya kak?"

*ngacir* Si Dian malah bikin lelucon dengan kakak pelayan tadi. Maksa banget. Terus kami ke tujuan ke empat, sebelah kantin perpus usu. Setelah melihat-lihat sepertinya gak ada bangku untuk 4 orang. Terakhir ada stand burger. Kami tertarik, jadi kami tanyain semua harga dari tiap jenis burgernya. Udah nanya kami pergi. Eh tahu-tahunya mbak-mbak yang bantu di stand itu bilang "CUMAN NANYAK DEK?? MAKASIH YA!!" Lalu si Dian balas "YA, SAMA-SAMA KAK!" Kurang asam itu tukang burger, bikin malu di depan orang aja. Lu kira kami gak punya uang buat beli burger itu? Kami cuman mau makan nasi. Tadi penasaran aja nanya-nanya burger ckckckck.

Selama di perjalan menuju final destination, kantin sastra depan fh, si dian dan omi cerita-cerita dan ngatain tuh tukang jualan gak ngerti etika bisnis (maklum baru belajar). Dan mereka bikin lelucon baru lagi bilang kalau ternyata si tukang burger itu tahu jauh lebih banyak mengenai bisnis. si dian bilang nanti tukang burger itu ngambil grafik hasil penjualan burgernya dari bawah stand-nya dan memberitahu kami kalau mereka ada di titik jenuh. hahahaha ngakak abis, inflasi burger, etika bisnis hahahaha. kalau tukang burgernya segitu jenius, kami mau ngundurin diri dari fe-lah ckckckck. burger sialan.

Sesampainya di tempat yang ditakdirkan untuk kami, kami langsung makan. Setelah itu... kami cerita-cerita tentang snmptn. Saat kedua temanku ini belum berhasil, mereka ceritain kesedihan dan pengalaman mereka :') terus kita juga cerita tentang beberapa orang yang melakukan hal curang. kasihan kali ya, udah curang ga lulus pula. aku nyesal sih, nyesal banget kenapa harus... yah begitulah gak layak diceritakan di sini. Sekitar jam 3 lewat kita bubar. Aku dan omi mau pergi kk, dian dan delwi pulang ke rumah. Such a loooong lunch time :)

Saturday, September 24, 2011

Not So Bad

Pingin posting pakai english tapi lagi-lagi malas untuk kembali membuka kamus dan menambah vocab. Jadi, kuliah seperti biasa aja. Rasanya lama-lama aku bosan dan sedikit merasa kesepian [?]. Kuliah itu individualisme banget manusianya. Ingin bergaul tapi mereka udah punya grup-grup sendiri. Jadinya agak susah dapat teman. Dapat sih dapat tapi gak banyak-banyak amat. Cuman kenal, tukeran nomer, yah basa-basi doang.

Jadi, kemarin tuh ada tugas pengantar manajemen. Tugas kelompok memang. Pening banget lihat teman-teman satu kelompok yang terdiri dari 7 orang (sekarang 8 orang, aneh.. ibu itu malah nambahin 1 lagi) mana wece-wecenya cuman 3 orang, aku omi, delwi dan selebihnya boys. Ya ampun.. susahnya minta ampun kerja sama dengan mereka. Tiap kelas bubar kita ngumpul untuk ngerjain tugas ini tapi mereka cuman ketawa-ketiwi gak jelas, yah bagus sih mereka menghibu tapi jangan ketawa tiap saat dong. Apalagi mereka itu hobi banget merokok. Sesak banget dekat mereka. Aku merasa kek ada perlombaan menghisap rokok di sana. Kalau kesabaranku udah habis, aku bawa tuh air satu ember dari kamar mandi terus kusiramkan ke mereka semua.

Anw, sebagai orang yang mengumpulkan uang buku, aku juga kebagian rejeki. Yah... bisa dibilang SHU gitu. Hanya saja harus bagi-bagi sama komting hha. Lumayan besar SHU-nya.. bisalah dibelanjakan di sun (JK ya komting) *niat awal udah ketahuan sama si komting*.

Bulan oktober ada inagurasi. Masih bingung harus ikut apa gak. Kemarin disuruh tulis di kertas berminat apa gak, terus bikin alasannya. Aku tulis gak berminat. Alasannya : "maaf kalau alasan saya gak logis. tapi saya hanya gak ingin kecapekan saja." Peduli amat mereka marah apa ga, itu yang mereka minta, itu yang aku tulis. Aku kecewa dengan acara hari minggu kemarin. Pingin nulis di sini tapi bahaya banget kalau sampai terbaca mereka.

Yaaah, aku benar-benar merasa kesepian. Aku rasa kuliah ini macam main-main. Masuk kelas, break, masuk lagi, pulang. Pulang. Pulang gitu aja. Yang membuatku merasa bahagia di sini cuma mereka... Dian, Delwi, Omi, dan Lia (termasuk orang-orang yang kami jadikan bahan lelucon seperti si komting, pria lelucon nomer 1, pria lelucon nomer 2, orang gila di fe, tukang burger, tukang kantin di perpus,  jomblowati, dsb saking banyaknya yang kami ketawain, aku lupa). Kehidupan ini tidak terlalu buruk :)