Tuesday, September 13, 2011

Beam

Capek, gak bisa berpikir lagi untuk posting pakai bahasa apa. Ya sudah bahasa mode on aja lah ya. Senin lalu kuliah seperti biasa. Ospek, atau lebih tepatnya kuliah perdana, udah kelar, sekarang kita mulai belajar sungguhan. Hampir semua kelas aku sekelas dengan omi. Yang beda hanya di pengantar bisnis. Aku harus beripisah dari grupku dan bergabung di grup lain. Untung ada beberapa teman di sana hhe :)

Hari ini kami ada 3 mata kuliah. Sebenarnya ada 2 tapi karena dosen bahasa inggris kami mau ke hong kong minggu depan, jadi minggu ini dan minggu lalu harus dipadatkan sampai 5 kali pertemuan. Mata kuliah pertama ekonomi mikro jam 8 pagi. Sialan, tadi pagi gerimis dan macet total. Selama bawa motor, aku berdoa supaya datang tepat waktu. Soalnya kemarin dosennya bilang dia gak bakal ngasih masuk siapa yang datang terlambat. Thank God, aku datang jam 8.02 am dan dosennya datang 13 menit kemudian.

Kelas kedua ada pengantar bisnis. Seperti yang ibu itu bilang kemarin, harus udah punya buku supaya kita punya persiapan untuk ditanya atau bertanya, oleh atau kepada, dosen atau kelompok yang presentase. Nah, aku duduk di bangku paling belakang sama kelompokku. Selama kelompok sana sedang menjelaskan, kami bertiga malah ketawa-ketawa(1 lagi cowok, dia gak ikutan cerita). 100 menit ke depan kami hanya bercerita dan tidak memerhatikan kelompok yang sedang kembut banget gak tahu harus ngomong apa lagi karena bahannya kurang. Nah, ibu itu bilang, kalau nanya dapat nilai tambah. Kami juga mau ikut berpartisipasi, empat-empatnya udah angkat tangan. Namun... entah karena lokasi kami duduk kami yang kejauhan atau kelompok yang bersangkutan takut melihat muka sangar kami, kami tidak teprilih. AKU BOSAN. Jadi, karena terus-terusan gak dapat giliran untuk bertanya, teman di depan kami bertanya "bagaimana cara mengatasi sumber daya yang begitu langka sementara permintaan meningkat?" yah kurang lebih gitu intinya... Dari beberapa kelompok yang ngasih jawaban, ga ada yang sesuai dengan hati nurani kami huheheheuehhe. Malahan jawaban mereka ribet, sulit banget. Dengan bekal kesotoyan kami, kami pun mendapatkan jawaban itu yang terdiri dari 3 poin. Masalahnya kami udah angkat tangan setinggi-tingginya, tapi ibu ini gak melihat orang-orang aneh yang duduk di belakang. Saking kesalnya karena ibu itu bilang "ada yang mau menambihin? kalau gak ada..", lalu aku berteriak "BU!!!". Aku malu, saking malunya aku langsung menyembunyikan wajahku di balik punggung temanku. Alhasil temanku ini yang memberikan jawabannya. Jawabannya adalah...
  1. Menaikkan harga. Hal ini adalah faktor utama untuk menurunkan permintaan.
  2. Regenerasi.
  3. Mencari sumber daya alternatif dan meningkatkan iptek.
Setelahnya, ibu itu langsung menambahkan apa yang kelompok kami katakan. Dengan berakhirnya jawaban tadi, berakhir pulalah kelas pengantar bisnis yang sama sekali ga ada kuperhatikan sejak dosennya masuk.

Kelas terakhir, english. Kami kesusahan mencari ruangan, untungnya ada senior (Kak Yona) yang ngasih tahu. tx :> Sekarang, kepalaku pening. Benar-benar ceroboh dan aku tahu ceroboh itu pantang sekali dalam akuntansi. Aku berharap aku lebih teliti dalam mengurus sesuatu yang sudah dipercayakan orang kepadaku. Cheers :)

 I won't cry for you

No comments:

Post a Comment