Friday, October 28, 2011

The Packages Came

Give me 5 seconds AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHH! Done. Yes, the packages came and I just like aaaaaaaaaaaaaaaaaaaah! Tx so much Gasoo Galore. I called angel and said that the packages came at 10 am it means before I went to the uni and my dear mom told me at 6.30pm. I straight to cut it and the posters were damn huge! Sorry I didn't take picture the posters. It was too large. So this is it the boys from Girls' Generation third album.


And some of my silly face...


Don't look at my face just look the cd's. Tomorrow I'll be going to angel's house and bring the cd's also the posters. I can imagine how we will scream and kyaa kyaa. I can't wait tomorrow. Anw, I should prepare for the exam yet I'm still busy with these girls. Sorry exam, you're out. I mean for a moment.

Sunday, October 23, 2011

KRS

Jadi hari jumat kemarin, krs yang baru udah keluar. Dengan semangat menggebu-gebu aku, dian, delwi, dan ciput, serta beberapa teman sekelasku pas agama yang mengikuti dari belakang, pergi ke bagian... apa ya.. aku juga lupa, sudahlah lupakan saja. Kami pergi ke bagian yang ramai. Awalnya bingung, untung si dian ngasih tahu ini bagian akuntansi, ini manajemen, dsb. Jadi ada 3 tahap mendapat krs yang sah. Pertama, minta dulu krs-nya sama kakak atau abang di situ, kedua minta tanda tangan dosen pembimbing, dna ketiga mendapatkan stempel.

Yang pertama berjalan dengan lancar. Yang kedua...
O: ini minta ttd bapak itu ya?
C: iya..
Lalu kami mengikuti antrian untuk mendapatkan ttd bapak itu. Bapak itu serasa artis yang baru ngeluarin album deh -,- semuanya pada pegang kertas dan pulpen. Selama di antrian, aku heran kok bapak ini langsung menyingkarkan kertas mereka kek gitu. Terus aku dengar yang depanku ini bicara tapi gak jelas bicara apa. Nah, giliranku hampir tiba dan semua yang di depanku kertasnya diacuhkan gitu. Masih dengan muka heran. Lalu aku menyodorkan krs-ku. 
PA: Olivia SG...
O: *ngangguk ga jelas*
PA: *menyodorkan tangan*
O: *heran*
PA: pulpennya mana....
O: oh iya... pulpen cair gak apa ya, Pak.
PA: *membaca dengan serius* bahasa inggrisnya neraca saldo?
O: ... trial balance.
PA: *menandatangani krs*
Sesudah itu aku heran.... berarti musti jawab dengan benar dulu baru dapat ttd. Tapi heran deh, kok orang di depanku semua pada gagal. Yah mungkin mereka gugup kali ya... Untung aku gak tahu ini bakal ditanyain, kalau aku tahu... buyarlah semuaya. Nah si delwi dan teman-teman sekelas yang mengikuti dari belakang tadi belum mendapat ttd. sekarang giliran ciput dan yah mari kita tinggalkan mereka di sana. aku. butuh. stempel.

Jadi, aku tanya dian, stempelnya dimana. Dia ngasih tahu di sebelah situu situu terus bilang kalau ibu itu lagi keluar. Jadi aku pun nunggu. Pas ibu itu datang aku langsung ngasih krs buat distempel. Nah pas mo distempel, ibu itu ngomong "kamu akuntansi, ini manajemen! aduuh....!" Ya Tuhan.... si Dian ini memang. Aku udah nunggu lama, tahu-tahunya yang dia kasih tahu tempat stempel manajemen. Aku langsung ngacir ke bagian akuntansi dan berhasil mendapatkan stempel. Phew -___-"

Krs-ku udah sah, sekarang tinggal menunggu ciput yang sudah berkali-kali mencoba tapi tak kunjung mendapat sebuah goresan indah di kertasnya. Jadi selama di situ kami bertemu sama anak grup C, bicara bentarlah. Eh ternyata mereka belum dapat goresan itu juga. Karena mahasiswa zaman sekarang udah pada kreatif, mereka datang rame-rame, gak ngantri dan sendiri-sendiri kayak tadi. Jadi mereka jawab pertanyaan bapak itu rame-rame. Nah, karena aku salah satu orang yang ga tahu mau ngapain jadi aku ngasih pinjam pulpenku. Dan tahu apa yang terjadi.... saat ada pertanyaan yang ga terjawab, bapak itu menyodorkan kertas dan pulpen sejauh dan sekuat mungkin sehingga pulpenku terpental jauh. Sial, maksud baik malah dapat gini. Untungnya bapak itu udah minta maaf, kalo ga aku minta pertanggungjawaban juga (apa pula pake tanggung jawab cuma pulpen doang).

Rame banget di situ, bahkan jadi kayak acara kuis mereka rame-rame jawabnya. Yah secara teknis hanya beberapa yang jawab yang lain lihatin temannya dulu terus ikut jawab. Begitulah ciri bangsa Indonesia braninya main keroyok, memang sih itu wujud dari persatuan tapi haloooo??! forget it, entah apa hubungan krs dengan persatuan bangsa Indonesia, yang penting mereka udah dapat ttd :) Jadi tiap orang nanya gimana cara ambil krs, aku cuma jawab "banyak-banyak belajarlah..." *giggle*

Oh ya, dengan ekor mata aku lihat event countdown di blog-ku dan ternyata 7 days more and the exam begins! whatshouldIdo whatshouldIdo? the only and proper answer is learning *sigh* people nowadays just learning and studying without knowing the purposes. Also, they don't know how they applying what they learned to their everyday life. I see them as a robot. Just do all the tasks that the older people asked. Stop being a robot. You have a wonderful life, enjoy it. Life is too short if you spent it with being a robot. Try something new and be creative! Get out from your comfort zone and you'll understand the purpose of all this studying and learning thingy. 

Thursday, October 20, 2011

The Boys

I know life is a mystery, I’m gonna make history
I’m taking it from the start

SNSD daebak! I have PO-ed these album and I can't wait XD Even there are many people said that theirs album (The Boys) is too American and they love Korea, I don't care. They're still the 9 angels and I don't care what their albums look like. What I'm trying to say is I don't know why did they named this song "The Boys"? See the lyrics, it has no relation. Yah whatever, I love the music. I can't wait my packettttttt anyomoreeeee

Thursday, October 13, 2011

The Sweet Escape

Hola! Post terakhir tanggal 10 berarti hari senin. sekarang hari kamis, aku akan coba posting selama 3 hari ini. Hari selasa kelasku ada kuis bisnis jam 10.20 dan aku belum belajar untuk bab 3 & 4 karena senin malam opung dan tanteku masuk rs. Opungku masuk RS Putri Hijau karena demam tinggi (dia punya gula dan beberpa hari yang lalu jari kakinya luka, mungkin infeksi). Tanteku masuk RS Herna karena mau operasi kista. God bless my fams. Bayangkan hari senin aku dan mamaku sampai rumah jam 2 pagi (hari selasalah). Besok aku harus kuis untungnya aku bawa buku ke rs. Aku sudah menguasai bab 1, 2, dan beberapa bab 4. Bab 3 aku tinggalkan karena bahannya agak berat. Gak bagus lagi belajar malam-malam, kondisi tubuh nggak memungkinkan jadi aku tinggalkan bab 4 untuk pagi hari.

Nah hari selasa, kelas pertama ada ekonomi mikro. Aku datang agak lama dan kali ini mengambil tempat di belakang. Yah alasan aku ambil di belakang supaya bisa belajar bisnis (alasan kedua karena dosen mikronya hobi merokok). Mulai dari aku datang sampai kelas mikro berakhir aku sama sekali gak mendengarkan orang-orang di sekitarku ngomong, termasuk dosennya. Karena akulah satu-satunya di kelas mikro yang akan kuis bisnis hari ini (ingat? nim membuat aku harus pindah-pindah grup) teman-temanku pada heran dan langsung nanya "kuis?? KUISS???kuisss???!!!" heboh tingkat kecamatan -,- I've told you all dari grup ini di KELAS BISNIS CUMAN AKU YANG BEDA KELAAAASSSS! udah berkali-kali kelen semua (bahkan hampir satu kelas) nanya dan udah berkali-kali juga aku bilang begitu. Nah yang mengganggu lagi adalah dosen mikronya. Entah karena angin apa dia bilang aku kembaran sama teman sekelasku (aku lupa namanya). Beliau bilang bedanya dia besar dan aku agak kecil. Bapak ini hobi bercanda ya, sakit loh pak dibilang kecil -.-" dan dengan begitu semua kepala langsung berputar ke belakang melihat mukaku yang kecapekan, rambut berantakan, mata merah, dan menarik ulur ingus (karena kena hujan malam-malam) serta kursiku yang harusnya hanya ada 2 buku di atasnya, sekarang menjadi 2 buku + kertas-kertas fotocopy-an. Aku bersyukur mereka masih mengenaliku sebagai manusia -,-" Kuis berjalan lancar walaupun tulisan amburadul karena dosen yang hobi bilang "anda bisa lihaat??" ini baca soalnya kayak kereta api. Berita buruknya aku positif flu.

Hari selasa aku belajar 1 hal, bersyukur. Ada seorang temanku yang sampai saat ini masih tidak menikmati kuliah di salah satu fak. Aku berharap dia bersyukur. Aku tahu dia berharap bukan di sini tapi tahukah kau? hidup ini jangan terlalu banyak berharap, expect less aja. Gak semua yang kita harapkan akan berjalan dengan baik. Apalagi saat kau membuat pilihan, tidakkah kau berpikir 2 kali memilih usu? Aku rasa jangan menyesali pilihanmu, jalani saja. Saat kepalamu tidak bisa berpikir lagi, saat hatimu tetap memberontak, berdiskusilah dengan Tuhan dalam doa dan pergumulanmu. Aku yakin rencanaNya jauh lebih tepat untukmu.

Rabu, not bad. Aku suka.. karena hanya ada 1 kelas (dosen belum balik dari hong kong). Alasan lain kaena bisa kabur dari sosialisasi inagurasi. Kamis, menyenangkan. fluku sudah mulai sembuh. Ternyata yang aku butuhkan cuma istirahat yang cukup. Tinggal batuk aja yang belum hilang. Hari ini kami juga melarikan diri dari sosialisai inagurasi dengan menyembunyikan tas kami lebih dahulu di salah satu mobil teman kami, febry. Rencana kami sukses :D good job team (omi, febry, ciput, vivian, fredrick). Jadi, begitulah aku ingin cerita banyak cuman aku nggak bisa dan nggak mau. lelah mamen. Oh ya buat teman-teman yang ikut inagurasi, selamat ya! Have fun!

Oh ya, aku ada ide untuk ulang tahun si omi. Rencanya mau ngasih dia cupcakes yang akan kubeli online tapi masih mikir biaya, waktu yang pas, dan detail desainnya. Bye loves ♥

Monday, October 10, 2011

Inagurasi

Alasan saya posting hari ini untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Ya iyalah kalau gak terjadi untuk apa diceritakan coba? Udah lama sebetulnya saya mau posting tapi belum sampai puncak kekesalan saya dan sekaranglah saatnya. Tahu inagurasi? Kalau kalian maba pasti tahulah. Yah jadi di prodi kami juga ada inagurasi cuman namanya aja berbeda. Langsung ke point-nya aja, saya nggak ikut inagurasi.

Selagi menulis post ini saya baca blognya dina >click here< dan setelah membaca itu saya tidak jadi menuliskan apa yang terjadi sehingga kekesalan saya memuncak (lebih tepatnya tentang nasib kami-kami yang gak ikut inagurasi). Yang ingin saya katakan adalah senior, belajarlah untuk menghargai dan mengerti keadaan kami. Banyak hal yang harus kami pertimbangkan sehingga tidak bisa mengikuti inagurasi. Banyak orang yang lebih tua sering mengatakan "kalau kalian menghargai saya, saya lebih menghargai kalian", saya rasa senior sudah tahu dengan baik semua itu. Memang mungkin kalian meyakinkan kami untuk tidak takut dan mengatakan ini bukanlah inagurasi yang seperti kami pikirkan (itu cukup baik dan saya berterima kasih untuk kesabaran para senior) tapi siapa yang percaya? Melihat abang-abang dan kakak senior melakukan sosialisasi di ruang kelas yang masih... maaf saya ngga bisa menceritakan lebih dari ini.

Dan hal yang terakhir yang ingin saya tekankan, yang ikut inagurasi tidaklah salah dan yang nggak ikut inagurasi juga tidak salah, yang salah hanyalah cara senior menyampaikan ketidaksetujuan (tidak mengikuti acara ini) senior-senior semua kepada kami. Saya minta maaf kalau ada yang tersinggung membaca post saya. Saya posting bukan untuk memojokkan pihak lain. Tidak ada pihak yang bersalah di sini, yang salah hanyalah cara yang kita gunakan untuk menyampaikan gagasan ini (seperti yang saya katakan sebelumnya). Terima kasih.